Buron Pemilik 9 Pucuk Senpi Ilegal Akhirnya Ditangkap

- Editor

Jumat, 8 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istimewa

Istimewa

BIPOL.CO, JAKARTA – Polisi dikabarkan telah menangkap tersangka kasus kepemilikan senjata api (senpi) ilegal Dito Mahendra yang sempat jadi buronan. Tersangka ditangkap Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri di kepulauan Bali.

Selanjutnya tersangka digelandang ke Markas Besar (Mabes) Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Jumat (8/9/2023) sore.

Dito Mahendra tiba di Gedung Bareskrim Polri pada pukul 15.48 WIB dikawal ketat anggota Polri.

Tim Bareskrim Polri menangkap Dito Mahendra di Kepulauan Bali setelah empat bulan berstatus sebagai buronan. Ia masuk daftar pencarian orang (DPO) pada 2 Mei 2023.

“Iya benar,” ujar Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtippidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, Jumat siang.

Kendati demikian, Djuhandani belum menjelaskan lebih jauh soal kronologi penangkapan Dito. Ia mengaku akan segera menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers.

Dito Mahendra telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kepemilikan senjata api ilegal.

Dilansir dari CNN INdonesia, adapun 9 jenis senjata api ilegal itu antara lain 1 pucuk Pistol Glock 17, 1 pucuk Revolver S&W, 1 pucuk Pistol Glock 19 Zev, 1 pucuk Pistol Angstatd Arms, dan 1 pucuk Pistol Heckler & Koch MP 5.

Kemudian senapan dengan rincian 1 pucuk Senapan Noveske Refleworks, 1 pucuk Senapan AK 101, 1 pucuk senapan Heckler & Koch G 36, dan 1 pucuk senapan angin Walther.

Sementara itu, Bareskrim Polri juga tengah mengusut sejumlah pihak termasuk Nindy Ayunda yang diduga ikut membantu pelarian tersangka Dito Mahendra di kasus kepemilikan senjata api ilegal.(*)

Berita Terkait

50 Hari Ditahan Pegi Setiawan Akhirnya Keluar dari Tahanan Polda Jabar
Dituntut 12 Tahun Penjara, SYL Tidak Terima
KPK Sita Ponsel dan Catatan, Hasto Kristyanto Bakal Dijerat  Pasal Ini Terkait Kasus Harun Masiku
Karen Agustiawan Divonis 9 Tahun Penjara, Namun Hakim Tak Hukum Bayar Ganti Rugi
Tegakkan Perda, 15 Orang Terdakwa Jalani Sidang Tipiring
Bey Machmudin Serius Berantas Judi Online di Jawa Barat
Pemkot Bandung Bakal Tindak Tegas ASN yang Bermain Judi Online
Mabes Polri Beberkan Fakta Terbaru Kasus Vina yang Melibatkan Tersangka Pegi

Berita Terkait

Selasa, 9 Juli 2024 - 19:19 WIB

50 Hari Ditahan Pegi Setiawan Akhirnya Keluar dari Tahanan Polda Jabar

Sabtu, 29 Juni 2024 - 14:08 WIB

Dituntut 12 Tahun Penjara, SYL Tidak Terima

Kamis, 27 Juni 2024 - 13:51 WIB

KPK Sita Ponsel dan Catatan, Hasto Kristyanto Bakal Dijerat  Pasal Ini Terkait Kasus Harun Masiku

Kamis, 27 Juni 2024 - 13:09 WIB

Karen Agustiawan Divonis 9 Tahun Penjara, Namun Hakim Tak Hukum Bayar Ganti Rugi

Kamis, 27 Juni 2024 - 05:45 WIB

Tegakkan Perda, 15 Orang Terdakwa Jalani Sidang Tipiring

Rabu, 26 Juni 2024 - 13:53 WIB

Bey Machmudin Serius Berantas Judi Online di Jawa Barat

Rabu, 26 Juni 2024 - 12:37 WIB

Pemkot Bandung Bakal Tindak Tegas ASN yang Bermain Judi Online

Kamis, 20 Juni 2024 - 19:25 WIB

Mabes Polri Beberkan Fakta Terbaru Kasus Vina yang Melibatkan Tersangka Pegi

Berita Terbaru

Bupati Bandung HM Dadang Supriatna memberikan bantuan untuk peningkatan pembangunan masjid dan santunan kepada anak-anak yatim saat Jumling di Masjid Baitul Muslimin, Kampung Babakan Timur, RW 07 Desa/Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jumat (12/7/2024).

REGIONAL

Jumling ke 101, Bupati Bandung Doakan Masyarakat 

Sabtu, 13 Jul 2024 - 13:20 WIB