Viral Video Diduga Aliran Sesat Membolehkan Tukar Pasangan, Ternyata Hanya untuk Menaikkan Subscriber

- Editor

Rabu, 28 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Samsudin bersama pengacaranya Supriarno di Polda Jatim Sumber : VIVA/Nur Faishal Share : VIVA

Gus Samsudin bersama pengacaranya Supriarno di Polda Jatim Sumber : VIVA/Nur Faishal Share : VIVA

BIPOL.CO, JAKARTA – Belakangan viral sebuah video yang menampilkan seorang ustadz dan beberapa orang anggotanya termasuk ada sejumlah wanita. Dalam video tersebut seorang pimpinannya menyampaikan antara lain membolehkan anggotanya bertukar pasangan asal suka sama suka.

Video yang diduga aliran sesat itu pun sempat viral di media sosial.

Karena video itu sempat diusut, dan belakangan diketahui ternyata hanyalah konten YouTube yang dibuat Samsudin alias Gus Samsudin, dan diunggah akun YouTube Mbah Den (Sariden).

Hal itu seperti diakui Kepala Kepolisian Resor Blitar Ajun Komisaris Besar Polisi Wiwit Adisatria.

“Video viral yang dilakukan Samsudin itu perlu saya tegaskan, pertama, video dibuat hanya untuk menaikkan subscriber,” katanya dikutip dari VIVA Selasa, 27 Februari 2024.

Merespons hal tersebut, Gus Samsudin mengatakan, mulanya konten aliran sesat itu dibuat hanya untuk hiburan. Dia tidak membayangkan bahwa kontennya itu akan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Saya tidak ada niat untuk membuat kegaduhan hingga ada yang menuduh kalau yang ada di dalam video itu terjadi di dalam pondok pesantren, padahal tidak seperti itu,” kata Samsudin di YouTube Mbah Den, dilihat VIVA Selasa sore.

Dikatakan Samsudin bahwa video yang ia buat telah dipotong oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab, sehingga isi yang disampaikan dalam konten tersebut tidak tersampaikan sepenuhnya.

“Jadi saya membuat video itu supaya orang tidak masuk ke ajaran sesat, ajaran yang menyimpang, ajaran yang mengijinkan istri boleh bergantian dengan yang lainnya itu sesat dan itu dilarang oleh agam,” kata dia.

“Saya hanya memberikan edukasi bahwa itu adalah ajaran sesat dan tidak baik, tapi ada orang-orang memotong video saya dan malah menuduh itu ajaran saya dan ajaran di pondok saya,” sambungnya.

Terakhir, Samsudin meminta maaf atas kegaduhan yang telah timbul di masyarakan dalam beberapa hari terakhir. Sekali lagi, dia menegaskan bahwa video itu dibuat hanya untuk keperluan konten YouTube.

“Saya sampaikan ke masyarakat luas bahwa video saya hanya entertain, hanya hiburan untuk film atau untuk konten YouTube, saya juga meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Tingkatkan Daya Saing Global, Presiden Tekankan Pentingnya Bangun SDM
Ganti PDNS 2, Pemerintah Targetkan Layanan Publik Kembali Normal
Revisi UU Kementerian Negara Berbasis pada Efektivitas Pemerintahan Sesuai Visi-Misi Presiden
Amanda Soemedi Hadiri Harganas ke-31 di Semarang
Presiden Jokowi akan Berikan Bansos Beras Hingga Desember 2024
KPK Usut Dugaan Korupsi Bansos Presiden, Jokowi Bilang: Silahkan Diproses Hukum
Bamsoet Apresiasi Kinerja Kemenag pada Operasional Haji 1445 H/2024 M
Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan, Rehabilitasi, dan Renovasi Sarana Pendidikan di Kalimantan Tengah

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 17:28 WIB

Tingkatkan Daya Saing Global, Presiden Tekankan Pentingnya Bangun SDM

Senin, 1 Juli 2024 - 19:38 WIB

Ganti PDNS 2, Pemerintah Targetkan Layanan Publik Kembali Normal

Sabtu, 29 Juni 2024 - 19:43 WIB

Revisi UU Kementerian Negara Berbasis pada Efektivitas Pemerintahan Sesuai Visi-Misi Presiden

Sabtu, 29 Juni 2024 - 17:33 WIB

Amanda Soemedi Hadiri Harganas ke-31 di Semarang

Jumat, 28 Juni 2024 - 15:45 WIB

Presiden Jokowi akan Berikan Bansos Beras Hingga Desember 2024

Jumat, 28 Juni 2024 - 14:22 WIB

KPK Usut Dugaan Korupsi Bansos Presiden, Jokowi Bilang: Silahkan Diproses Hukum

Kamis, 27 Juni 2024 - 20:00 WIB

Bamsoet Apresiasi Kinerja Kemenag pada Operasional Haji 1445 H/2024 M

Kamis, 27 Juni 2024 - 18:34 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan, Rehabilitasi, dan Renovasi Sarana Pendidikan di Kalimantan Tengah

Berita Terbaru

Bupati Bandung HM Dadang Supriatna memberikan bantuan untuk peningkatan pembangunan masjid dan santunan kepada anak-anak yatim saat Jumling di Masjid Baitul Muslimin, Kampung Babakan Timur, RW 07 Desa/Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jumat (12/7/2024).

REGIONAL

Jumling ke 101, Bupati Bandung Doakan Masyarakat 

Sabtu, 13 Jul 2024 - 13:20 WIB