Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Gelar Raker Bersama Disdik Soal PPDB dan Tata Kelola BOS

- Editor

Rabu, 15 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIPOL.CO, BANDUNG – Komisi D DPRD Kabupaten Bandung menggelar rapat kerja dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung membahas soal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 dan tata kelola BOS, di ruang Rapat Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Senin.

Hadir dalam rapat tersebut jajaran Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Wawan Ruswandi yang juga Wakil Ketua DPRD, Yayat Sumirat, Cecep Suhendar dan anggota Komisi lainnya serta dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Dr. H. Agus Firman Zaini, M.Si dan jajarannya.

Menanggapi pertemuan tersebut, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Maulana Fahmi, mengharapkan Dinas Pendidikan bisa mengawal dan mengawasi pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2023 – 2024.

Maulana Fahmi mengimbau, kepada orang tua siswa untuk mempersiapkan PPDB ini dengan baik. “Insya Allah baik sekolah swasta maupun negeri tidak masslah, karena menurutnya semua sekolah itu sama, begitu juga dengan pembelajarannya,” ujarnya saat dihubungi wartawan.

Dalam pelaksanaan PPDB ini, ia mengharapkan Dinas Pendidikan bisa lebih siap, transparan dan adil. Untuk itu sosialisasi ke sekolah-sekolah harus lebih masif.

Bagi calon orang tua siswa, Maulana Fahmi, mengimbau untuk memanfaatkan berbagai media informasi yang ada, untuk mencari tahu persyaratan yang harus dipersiapkan bagi anaknya. “Ini sangat mudah, tinggal klik saja maka sudah terpampang dengan penjelasan termasuk rinciannya,” ujarnya.

Soal masyarakat yang masih “negeri minded” ia menghimbau bahwa Sekolah Negeri atau Swasta, diungkapkannya, semua sama saja. Begitu juga dengan pelayanan pendidikan siswanya. Semua tergantung dari siswanya, “Apa mampu gak belajar bersungguh-sungguh dan menorehkan prestasi di sekolahnya,” ucap Fahmi.

Untuk masalah zonasi dan usia siswa terutama yang berdomisili di pelosok, ia meminta bisa menjadi prioritas bagi Dinas Pendidikan. Sebab pelayanan pendidikan itu merupakan hak warga negara.(Ads)

Berita Terkait

Atas Dukungan Melalui Program Besti, Dadang Supriatna Terima Penghargaan dari Unla
309 Anggota PMR dari Berbagai Daerah Unjuk Kemampuan di ajang Voltase
Jaring Minat Dan Bakat Seni Pelajar SD Lewat FLS2N Tingkat Kota Cimahi 2024
Bey Machmudin: Kolaborasi Pemdaprov Bersama DPRD Jabar Pastikan PPDB  2024 Adil dan Transparan
Osin Permana: Study Tour Boleh Dilakukan Asal Jangan Jadi Kedok untuk Refreshing
Disdik Kota Bandung Luncurkan Akses PPDB Daring Tahun Ajaran 2024/25, Simak Ketentuannya
Kick Off PPDB 2024/2025, Kang DS Tegaskan Jangan Ada Pungli 
Pusbintal TNI Gelar Pembekalan Mental untuk Satgas Pengamanan Perbatasan Statis RI- Papua New Gini di Yonif 131/BRS
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Mei 2024 - 16:03 WIB

Atas Dukungan Melalui Program Besti, Dadang Supriatna Terima Penghargaan dari Unla

Sabtu, 18 Mei 2024 - 18:23 WIB

309 Anggota PMR dari Berbagai Daerah Unjuk Kemampuan di ajang Voltase

Sabtu, 18 Mei 2024 - 16:46 WIB

Jaring Minat Dan Bakat Seni Pelajar SD Lewat FLS2N Tingkat Kota Cimahi 2024

Jumat, 17 Mei 2024 - 18:36 WIB

Bey Machmudin: Kolaborasi Pemdaprov Bersama DPRD Jabar Pastikan PPDB  2024 Adil dan Transparan

Jumat, 17 Mei 2024 - 14:11 WIB

Osin Permana: Study Tour Boleh Dilakukan Asal Jangan Jadi Kedok untuk Refreshing

Jumat, 17 Mei 2024 - 13:40 WIB

Disdik Kota Bandung Luncurkan Akses PPDB Daring Tahun Ajaran 2024/25, Simak Ketentuannya

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:43 WIB

Kick Off PPDB 2024/2025, Kang DS Tegaskan Jangan Ada Pungli 

Rabu, 15 Mei 2024 - 19:13 WIB

Pusbintal TNI Gelar Pembekalan Mental untuk Satgas Pengamanan Perbatasan Statis RI- Papua New Gini di Yonif 131/BRS

Berita Terbaru